Begitu Fatalnya Sebab dan Efek Kerusakan Airbag Takata

0
41
Airbag Takata.(aieg.com)

Jepang, MENTARI.ONLINE – Paling tidak ada 180 orang menjadi korban dan 18 orang tewas di seluruh dunia karena masalah kantong udara (air bag) mobil. Demikian dilaporkan Reuters pada salah satu artikelnya pada 28 Juli 2017.

Seorang pengendara mobil yang akhirnya harus mengalami nasib naas adalah seorang wanita Malaysia yang sedang hamil mengalami kecelakaan saat mengemudi dengan kecepatan 30 km/jam dengan mobil sedan mininya.

Wanita separo baya ini meninggal disebabkan potongan logam yang terpental dari airbag hingga melukai lehernya. Peristiwa di Malaysia yang terjadi tahun 2014 tersebut menambah daftar kecelakaan dengan sebab yang sama yaitu karena pecahan logam dari airbag produksi Takata.

Airbag Takata yang meletus mengeluarkan pecahan logam yang berasal dari peletup atau inflator yang dimaksudkan berfungsi memberikan tekanan udara agara airbag mengembang.

Lalu mengapa inflator pecah sehingga bisa meletupkan logam?Apakah dipicu tekanan udara? Pikiran seperti ini yang sempat jadi pemahaman ketika para produsen mobil meminta para pemilik mobil mendatangi bengkel resmi untuk perbaikan.

Dikutip dari Reuters, Takata pernah menyebutkan bahwa ada kesalahan penanganan dan penempatan bahan kimia yang berfungsi sebagai propelan atau peletup dalam proses perakitan airbag mereka di Meksiko.

Hingga kesalahan pada pemasangan propelan itu menyebabkan bagian metal atau logam pada inflator airbag meletup tiba-tiba karena tekanan di dalamnya.

Takata dalam keterangan resmi mengenai penyebab kerusakan airbag yang mereka produksi mengatakan, mereka masih berpegang pada langkah yang dilakukan yaitu melakukan penelitian penyebab kerusakan airbag dengan mengikutsertakan beberapa ahli

Beberapa langkah sudah diambil Takata misalnya memperbanyak produksi inflator pengganti, membuat panel mengatasi kasus yang terjadi serta menggelar kampanye.(Joe/Kompas.com)