Berawal dari OB Mabes TNI, Samsul Huda Jadi Lulusan Terbaik Taruna AL

0
217
Samsul Huda
Letda Samsul Huda, taruna terbaik AL tahun ini. (Liputan6.com)

Jakarta, MENTARI.ONLINE– Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla, Selasa (25/7/2017) resmi melepasan 729 taruna-taruni di halaman Istana Merdeka yang terdiri dari 225 lulusan Akmil, 94 AAL, 118 AAU, dan 292 lulusan AKPOL. Saat upacara Prasetya Perwira (Praspa) Presiden Jokowi juga mengukuhkan empat orang peraih Adhi Makayasa alias lulusan terbaik di masing-masing matra.

Empat lulusan terbaik tersebut ada Letda Samsul Huda asal Lamongan asal Jawa Timur yang lulus dari TNI Angkatan Laut (matra AL), Letda Wiraswanrill Sagara asal Dairi asal Sumut dari matra TNI AD, Letda Bernardinus Yoga Kristian asal Bantul asal DIY (TNI AU), dan Ipda Ade Hertiawan Yuliansyah asal Ketapang asal Kalbar (Polri).

Di antara empat lulusan terbaik itu, Letda Samsul Huda paling menjadi perhatian karena kisah perjuangannya untuk menjadi seorang taruna bisa dibilang sangat menarik.Samsul Huda lulus dari SMAN 1 Babat, Lamongan, pada 2011.

Sebenarnya Samsul ingin langsung mendaftar sebagai calon taruna. Namun, usianya yang kala itu masih 17 tahun belum memenuhi syarat untuk bisa mendaftar sebagai calon taruna.Kemudian ia menjajal peruntungannya di tahun berikutnya, namun kala itu ia gagal pada tes kesehatan.

Kegagalannya itu tidak membuat Samsul kemudian menyerah. Ia tetap berkeinginan untuk ikut seleksi tahun berikutnya. Selama masa menunggu setahun, Samsul tidak ingin menganggur. Kemudian ia memilih merantau ke Jakarta demi membantu perekonomian keluarga.

Samsul akhirnya diterima bekerja di markas besar TNI AL di Cilangkap, Jakarta Timur, meski tidak menjadi tentara. “Saya menjadi office boy, tenaga PHL (pekerja harian lepas) di Mabes AL,” kata Samsul, dilansir dari laman jpnn.com, Rabu (26/7/2017).

Sepuluh bulan lamanya dia berada di lingkungan militer AL, melayani berbagai kebutuhan kerja para staf TNI AL. Dan rupanya, hal itu membawa berkah tersendiri bagi Samsul.Ia mulai mempelajari seluk beluk ketentaraan lewat komunikasi dengan para staf, sembari menempa diri lebih keras lagi untuk ikut seleksi. Hasilnya, pada 2013 Samsul sukses menembus seleksi calon taruna AAL.

Tahun 2017, Samsul pun berhasil lulus dari akademi dengan gelar terbaik di antara ratusan taruna-taruni tersebut.Letda Samsul Huda mengaku bersyukur atas capaiannya tersebut. Sebab, perjalanannya tidak mudah untuk menjadi taruna. (meu/pjk)