DPP REI Optimis Target 200 Ribu Rumah Rakyat Tahun 2017 Bisa Dibangun

0
19
Ilustrasi. (pitunews.com)

Banten, MENTARI.ONLINE – Pengembang perumahan yang tergabung dalam  Real Estate Indonesia (REI) optimis mampu memenuhi target pembangunan 200 ribu unit rumah rakyat sampai akhir tahun 2017 sesuai yang diamanatkan kepada organisasi ini.

Hingga November 2017, data pembangunan rumah sementara yang dimiliki DPP REI menyebutkan jumlah rumah yang sudah dibangun anggota REI di seluruh wilayah Indonesia mencapai 168 ribu unit.

Jumlah tersebut berada di luar 14 ribu unit Rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa) yang dibangun DPD REI DKI Jakarta.

Ketua Umum DPP REI, Soelaeman Soemawinata menjelaskan laporan dari daerah-daerah memperlihatkan DPP REI optimis target pembangunan 200 ribu unit rumah rakyat bisa tercapai.

“Bahkan kemungkinan target 200 ribu rumah rakyat dapat dilampaui mengingat belum semua daerah memberikan data riil mereka,” kata Soelaeman, di Citra Maya Raya Banten,  Senin (20/11/2017).

Soelaeman memperkirakan masih banyak anggota REI yang membangun rumah rakyat tetapi belum membuat laporan seperti anggota yang ada di Jawa Barat dan Banten yang merupakan daerah terbanyak membangun rumah bersubsidi.

Misalnya saja pembangunan 6.000 unit rumah MBR di Citra Maja Raya Banten oleh Ciputra Group yang belum masuk dalam data REI. Kemudian Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) di Tangerang yang berjumlah 2.000 yang juga belum masuk data REI.

Sementara itu, di Jawa Barat ada satu pengembang yang tahun ini membangun hingga 25 ribu unit belum masuk data REI. Di tambah adanya laporan 16 ribu unit yang belum dilaporkan, sehingga potensi jumlah pembangunan rumah rakyat di Jawa Barat diperkirakan sekitar 40 ribu unit.

Khusus untuk Banten dan Jawa Barat ini, REI telah membuat metode pendataan pembangunan rumah rakyat yang dilakukan per perusahaan agar tidak ada yang tercecer dalam penjumlahan.

Sedang untk daerah lain, pendataan dilakukan DPD REI masing-masing daerah. Sejumlah DPD REI sampai November telah melaporkan pembangunan rumah rakyat yang telah melampaui target tahun ini.

Misalnya saja di Banten, Jawa Barat, Sumatera Selatan serta Sumatera Utara. Elain itu, dalam data DPP REI, cukup banyak daerah yang unit rumah terbangun lebih tinggi ketimbang capaian akad kredit perbankan misalnya di Sumatera Barat, Bengkulu serta Jambi.

Hal ini sudah tentu memerlukan dukungan perbankan agar makin banyak lagi masyarakat yang dapat menikmati rumah layak huni.(joe/detikcom)