Foto: Demo Besar-Besaran Warga Sukoharjo Tuntut PT RUM Ditutup

0
115
Demonstran dari empat kecamatan di Sukoharjo. (Mentari.Online)

Sukoharjo, MENTARI.ONLINE – Ribuan massa dari empat kecamatan yang ada di Sukoharjo melakukan demonstrasi besar-besaran di kantor Setda Sukoharjo pada Kamis (22/2) siang. Mereka menuntut satu hal, penutupan PT RUM yang limbah pabriknya membahayakan nyawa warga masyarakat di empat kecamatan di Sukoharjo terutama di Kecamatan Nguter yang menjadi lokasi berdirinya pabrik PT RUM.

Demo dilakukan menyusul telah habisnya waktu yang diberikan kepada PT RUM oleh warga masyarakat NGuter untuk mengatasi masalah bau tak sedap dari limbah pabrik mereka yang mengganggu warga yang sudah berlangsung sekitar setengah tahun terakhir.

Ribuan demonstran memenuhi halaman Setda Sukoharjo menuntut Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya menutup PT RUM.(mentari.online)

 

Demonstran dari empat kecamatan di Sukoharjo. (Mentari.Online)
Demonstrasi dijaga ketat petugas kepolisian dari Polres Sukoharjo.(mentari.online)
Demonstran menuntut PT RUM ditutup karena limbah yang dikeluarkan dari pabrik PT RUM membahayakan keselamatan warga. Banyak warga yang terkena ISPA berat akibat bau limbah dari PT RUM. (Mentari.online)
Demonstran long march dari Kecamatan Nguter dengan menggunakan kendaraan roda dua, roda empat bahkan berjalan kaki. (Mentari.online)

 

Demonstran berjalan kaki melewati jalan raya depan Pasar Sukoharjo. (Mentari.online)
Demonstran berorasi didepan pintu masuk kantor Setda meminta Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya menemui mereka. (mentari.online)

 

PT RUM mengolah bahan baku untuk kebutuhan tekstil. Limbah yang dihasilkan berupa H2S atau Hidrogen Sulfida, yang menurut PT RUM Nguter, Sukoharjo Pramono yang menimbulkan bau. (Mentari.online)

 

Bau yang ditimbulkan dari limbah yang dihasilkan PT RUM sangat menyengat. Sejumlah warga menyebut bau tersebut seperti bau septic tank yang menyebar. (Mentari.online)