Foto: Ketegangan Demo Warga Sukoharjo Tuntut PT RUM Ditutup

0
111
Bupati Sukoharjo diamankan dari situasi tegang antara massa dan pihak keamanan. (Mentari.Online)

Sukoharjo, MENTARI.ONLINE- Demonstrasi masyarakat Sukoharjo terhadap PT RUM masih berlangsung sampai saat ini. Suasana sempat memanas usai istirahat salat Dhuhur ketika Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya yang semula naik ke mobil komando dan membacakan hasil keputusan penanganan limbah PT RUM dengan pihak Muspida Sukoharjo, enggan menandatangani surat keputusan penghentian operasional PT RUM yang diberikan korlap demonstran.

 

Ketegangan muncul saat demonstrasi warga Sukoharjo menuntut PT RUm ditutup di Setda Sukoharjo. (Mentari.online)

Bupati Sukoharjo yang tetap turun dari truk dengan pengawalan ketat dari pihak keamanan berhasil menerobos massa yang mendesaknya untuk menandatangani surat keputusan tersebut dan masuk ke dalam kompleks Setda Sukoharjo.

Bupati Sukoharjo membacakan kesepakatan antara PT RUM dengan Muspida Sukoharjo terkait penutupan operasional pabrik mereka di atas mobil komando. (Mentari.online)

Kemudian aksi saling dorong antara massa dan pihak  keamanan berlanjut saat korlap demonstrasi Bambang Wahyudi tetap meminta bupati menandatangani surat keputusan yang telah disiapkan.

Pemberian surat keputusan penutupan pabrik dari korlap kepada bagian hukum Pemkab Sukoharjo. (Mentari.online)

Sempat terjadi pelemparan air mineral dari dua arah massa dan pihak keamanan. Massa bisa ditenangkan oleh sejumlah korlap dari mobil komando. Kemudian Bambang Wahyudi dari mobil komando meminta Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi untuk memberikan surat keputusan dari massa untuk diberikan kepada Bupati.

Suasana tegang demonstrasi melibatkan massa demonstrasi dan pihak kepolisian. (Mentari.online)

Namun Kapolres tidak mau menerima permintaan korlap. Akhirnya surat keputusan tersebut diserahkan kepada Kabag Hukum Setda Sukoharjo, Budi Susetyo agar disampaikan kepada Bupati.

Massa demonstran mengancam akan menduduki kantor Setda Sukoharjo jika Bupati tidak mau menandatangani surat keputusan penutupan PT RUM.(joe)