Hari Valentine di Aceh, Gubernur Tak Melarang, Bupati Melarang

0
10
Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali. (Detikcom)

Aceh, MENTARI.ONLINE – Gubernur Aceh mengatakan pihaknya tidak mengeluarkan larangan terkait perayaan Valentine’s Day di Aceh. Menurut Irwandi Yusuf, Valentine’s Day dapat dilaksanakan asal tidak berlebihan.

Irwandi Yusuf mengatakan tidak mengeluarkan surat larangan perayaan Valentine’s Day. Ia mengatakan perayaan Valentine’s Day memiliki hukum mubah (boleh) tetapi tidak boleh berlebihan.

“Sebenarnya perayaan (boleh saja) asal jangan berlebihan, itu hukumnya mubah (boleh) asal jangan timbul ekstravaganzanya,” ujar Irwandi Yusuf di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (13/2/2018).

Berbeda dengan atasannya itu, Bupati Aceh Besar Mawardi Ali telah mengeluarkan surat edaran imbauan larangan perayaan Hari Valentine di wilayah Kabupaten Aceh Besar pada Jumat (9/2/2018).

Surat edaran tersebut memiliki nomor 451/882/2018 yang ditujukan kepada camat se-Kabupaten Aceh Besar, para kepala sekolah dan pengelola hotel/restoran kafe dalam wilayah Aceh Besar.

Apabila ada masyarakat yang merayakan Hari Valentine maka  mereka akan berhadapan dengan Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH/Polisi Syariah) setempat.

Menanggapi imbauan larangan perayaan Hari Valentine di Kabupaten Aceh Besar, Irwandi Yusuf mengatakan larangan perayaan Valentine’s Day hanya boleh sebatas imbauan. Selain itu, ada syarat-syarat warga yang lain yang tidak suka dan perlu dipertimbangkan.

Irwandi menyerahkan kebijakan boleh-tidaknya perayaan hari Valentine kepada pemerintah kabupaten/kota yang membuat aturan tersebut.

“Bukan mengembalikan juga, terserah mereka, asal jangan berlebihan. Mengimbau boleh, melarang jangan,” ujar Gubernur. (joe/detikcom)