Jeruk Mandarin Menghilang dari Pasar Jelang Imlek

0
64
Jeruk mandarin. (detikcom)

Jakarta, MENTARI.ONLINE – Jeruk mandarin mendadak hilang dari pasaran menjelang perayaan Imlek. Akibatnya, pedagang jeruk di pasar tradisional mengalami penurunan omzet hingga 50 %.

Pedagang jeruk di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur Imam mengaku omzet penjualan buah jeruk yang ia lakukan terpengaruh dengan langkanya stok jeruk mandarin di pasaran. Diakui Imam, Omzetnya turun jadi Rp50 juta per hari dari biasanya Rp100 juta tiap hari.

“Jika stok ada, bisa (dapat omzet) Rp 100 juta per hari. Sekarang hanya setengahnya saja,” kata Imam, Selasa (13/2/2018).

Pedagang jeruk lainnya Nasrul mengatakan jenis jeruk mandarin yang paling banyak dicari konsumen adalah shantang dan ponkam. “Kalau buat momen Imlek itu paling dicari shantang sama ponkam,” kata Nasrul.

Tetapi saat ini, jenis jeruk mandarin tidak ada stok. Menurut Nasrul jenis jeruk yang ada stok adalah jeruk kino dari Pakistan yang mirip-mirip dengan jeruk mandarin. Diakui Nasrul, walau stok kosong, jeruk mandarin paling dicari konsumen.

Imam berharap pemerintah mempermudah kuota impor jeruk mandarin yang ia ketahui biasanya Januari sudah keluar kuota impor baru untuk jeruk mandarin.

“Barang sebenarnya siap dari negara sana, 100%. Dengar-dengar keluarnya (izin) habis Imlek. Padahal paling dicari sebelum Imlek,” kata Imam. (joe/detikcom)