Parlemen China Loloskan Amandemen Konstitusi Jabatan Presiden Seumur Hidup

0
22
Presiden China dari Partai Komunis, Xi Jinping. (detikcom)

China, MENTARI.ONLINE – Amandemen konstitusi soal aturan masa jabatan Presiden yang diusulkan partai berkuasa di China, Partai Komunis sejak satu bulan lalu, pada Minggu 911/3) akhirnya diloloskan Parlemen China.

Dengan lolosnya amandemen konstitusi tersebut, Presiden China saat ini,Xi Jinping dapat menjabat sebagai presiden seumur hidup. Pengumuman pemungutan suara dilakukan di Great Hall of the People.

Suara setuju dipilih sekitar 3 ribu delegasi. Sementara tiga suara abstain dan dua suara menjawab “tidak’. Sejak awal diusulkan, telah diyakini amandemen konstitusi terkait jabatan presiden tersebut akan mulus memperoleh persetujuan parlemen karena lembaga legislatif tersebut dipenuhi anggota Partai Komunis yang loyal.

Sebenarnya, menjelang pemungutan suara, sudah muncul kritik di media sosial terkait amandemen konstitusi jabatan Presiden di China tersebut. Salah satu kritik yang muncul menyebut, jabatan presiden seumur hidup sama halnya dengan sistem dinasti di Korea Utara.

Namun demikian, pemerintah China melawan kritik itu dengan membuat propaganda, seperti yang dikatakan para anggota partai loyalis pemerintah yang menghadiri pertemuan tahunan parlemen yang menyebutkan keputusan itu populer untuk kalangan masyarakat awam China. Bahkan mereka menyebut, China sangat beruntung memiliki pemimpin sekelas Presiden Xi Jinping.

Xi Jinping adalah Presiden China yang memulai dua periode jabatannya sebagai ketua partai pada Oktober 2017 dan akan ditunjuk secara resmi oleh parlemen pada akhir Minggu ini.

Batas waktu masa jabatan periode kedua tertuang dalam konstitusi China  dibuat pad masa kepemimpinan Deng Xiaoping usai kematian Mao Zedong pada tahun 1976. Deng Xiaoping  menyadari bahayanya satu kepemimpinan dan pemujaan personal serta mendukung kepemimpinan kolektif.

Sementara, pemerintah mengatakan pencabutan aturan batas waktu masa jabatan tsudah melindungi otoritas partai dengan Presiden Xi Jinping sebagai pusatnya.

Media dalam negeri China menyebut, pencabutan amandemen aturan masa jabatan Presiden itu tidak berarti memberi jabatan seumur hidup. Sedang media internasional menyebut amandemen konstitusi ini menjadikan Presiden Xi memperoleh jabatan seumur hidup.

Xi Jinping mendapat julukan sebagai pemimpin ‘inti’ pada tahun 2016 oleh Partai Komunis yang memperlihatkan posisi sekaligus kekuatan seorang Xi.  Posisi Xi Jinping sebagai ketua partai dan kepala militer dinilai lebih penting dari posisi presiden.Media pemerintah selalu menyebut dua jabatan itu terlebih dulu.

Dengan berlakunya amandemen tersebut, mulai sekarang tidak ada satupun pos yang memiliki batas waktu formal.(Joe/detikcom)