Ragam Masakan Tiongkok

0
118
Bihun
Bihun

Jakarta, MENTARI.ONLINE – Para pedagang keturunan Tiongkok begitu dominan pada hampir semua daerah di tanah air. Lalu sejak kapan para pedagang dari Tiongkok datang di Jawa.

Menurut mantan arsitektur Universitas Tarumanegara Jakarta, Hendra Lukito, awal mula kehadiran para pedagang Tiongkok di Jawa berlangsung sejak kedatangan seorang pendeta Budha, Fai Xian pada abad ke-3 di Jawa.

Sejak saat itu, terjadi proses asimilasi budaya yang melibatkan subbudaya yang ada seperti halnya subbudaya makanan yang kemudian menghadirkan beragam jenis masakan dari Tiongkok di tanah Jawa.

Hendra Lukito menyebut nasi goreng sebagai contoh makanan yang datang dari Tiongkok. Nasi goreng ternyata sudah ada 4000 tahun sebelum Masehi.

Bumbu dapur yang digunakan untuk memasak daging adalah bawang putih, pekak, cengkeh, kayu manis, adas manis. Sedang bahan pengharumnya menggunakan andaliman.

Hendra Lukito menyebutkan aneka masakan Tionghoa seperti tio ciu sapi, mie tionghoa serta Kwetiauw serta bi hun yang maknanya, bi berarti beras dan hun artinya tepung.

Ada pula makanan yang disebut Fu yung Hai. Fu berarti potongan telur dari Tiongkok daratan (Shanghai).Kemudian cap jay yang berarti 10 aneka sayuran dalam satu masakan.

Jenis makanan Tiongkok lainnya adalah bubur panas, susu kedelai, cak kwe, kwe tiauw, mio Tionghoa putih dan tiociu sapi.

Dilansir Wikipedia, ada makanan Tionghoa lainnya seperti masakan henan (honan) atau hidangan saus asam manis. Ada pula masakan Sichuan (Szechwan) yang menggunakan banyak cabe sehingga terasa pedas.

Selain itu ada juga masakan dari Tiongkok utara bernama Shandong dengan bahan pokok tepung gandum yang dimasak menggunakan kaldu arak. Ada pula produk makanan populer antara lain daging asin dan jamur.

Masakan Jiangsu, dibuat menggunakan banyak sekali bahan pilihan mulai dari daun teh segar, rebung, jamur, buah pir dan jujube. Masakan Jiangsu ada di sejumlah daerah  dengan nama yang berbeda misalnya Yangzhou, Nanjing, Suzhou dan Zhenjiang.

Masakan Zhejiang adalah makanan  non lemak yang menghasilkan rasa lembut, harum, segar, serta empuk. Lalu ada masakan Anhui, dimasak dengan bahan-bahan yang tidak biasa yang didapat dari wilayah pegunungan dengan cara memasak yang seksama.

Masakan Fujian, terdiri dari hidangan berbahan dasar makanan laut dengan bahan masakan menggunakan gula dan hongzao (jujube merah).  Masakan Guangdong(Kwangtung/Kanton), menggunakan bahan-bahan pilihan serta bumbu herbal dan rempah-rempah.

Selain itu juga menggunakan kaldu dengan ciri khas kental dan pekat. Masakan kanton menjadi kuliner Tionghoa pertama yang memperoleh pengaruh kuliner asing.