Rp2 Triliun, Investasi Astra Internasional ke Go-jek

0
55
Ilustrasi.(cermati.com)

Jakarta, MENTARI.ONLINE – Usai memperoleh dana investasi dari Google, kini giliran PT Astra International Tbk melakukan memberikan dana investasi kepada Go-jek. Nilai investasi mencapai Rp2 triliun.

Presiden Direktur Astra International Prijono Sugiarto mengungkapkan pihaknya melakukan investasi modal sebesar 150 juta dolar AS untuk perusahaan penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi paling besar di Indonesia tersebut

Nilai investasi Astra International untuk Go-jek tersebut mencapai hampir Rp 2 trilliun dan menjadikannya sebagai investasi terbesar Astra Indonesia di bidang digitalisasi yang pernah dikeluarkan.

“Ini investai terbesar kami di dalam bidang digitalisasi sebesar 150 juta dolar AS,” kata Prijono di kawasan Senayan, Senin (12/2/2018).

Terkait berapa saham yang didapat Astra Indonesia dari investasi yang dilakukan tersebut, Prijono Sugiarto belum bisa mengungkapkan informasinya. Prijono hanya menegaskan dana yang perusahaannya keluarkan untuk investasi di Go-jek berasal dari internal cash perusahaan.

Setelah ini, kata Prijono, Astra International akan mengeksplorasi berbagai peluang kerja sama untuk meningkatkan produktivitas. “Ini untuk mendorong masyarakat masuk ke sektor ekonomi formal,” tandas Prijono.

Dia mengharapkan investasi tersebut diharapkan mendorong era digitalisasi di Astra International. Dengan langkah bisnis ini, lanjut Prijono, pihaknya percaya investasi tersebut sangat menarik meski tidak akan instan.

“Go-jek baru tujuh tahun. Tidak ada juga investasi tiba-tiba. Yang penting kami percaya ini menjadi investasi jangka panjang dan memberi nilai tambah bagi kedua belah pihak,” kata Prijono.

Saat ini ada 1 juta orang yang terdaftar menjadi pengemudi Go-jek. Sementara itu ada lebih dari 125 ribu mitra usaha serta 30 penyedia jasa. Setiap bulan Go-jek memfasalitasi 100 juta transaksi. (joe/republika.co.id)