Solusi

0
38
Mas Alfian
Alfian Mujani

Ada beragam masalah dalam hidup ini. Tak satu orang pun yang bebas dari masalah. Ada perkara yang menjadi masalah besar bagi si X, tetapi bagi Y itu masalah biasa saja. Ada yang begitu tenang menghadapi masalah, ada pula yang super galau menyikapinya.

Suatu hari ada orang yang bertanya kepada Dr Ustadz Ahmad Imam Mawardi solusi masalah jodoh: “Mengapa kok belum ada yang jatuh cinta kepada saya dan bersedia melamar saya.” Pada waktu berbeda, ada orang lain yang datang: “Saya harus memilih yang mana, terlalu banyak yang senang kepada saya.” Temanya sama, perkara jodoh, tapi sudut masalahnya berbeda.

Suatu saat ada yang datang dan bertanya: “Bagaimana caranya supaya kami cepat memiliki keturunan. Sudah lama menikah tapi tak kunjung diberi keturunan. Apa yang harus kami lakukan?” Pada saat yang lain, ada pula yang bertanya: “Kami ini pasangan yang terlalu subur. Baru tiga tahun menikah sudah punya 3 anak. Bagaimana caranya supaya tidak terlalu banyak anak? Apa yang harus kami lakukan?” Temanya juga sama, sudut masalahnya berbeda.

Suatu malam ada yang bertanya: “Selama ini kami kontrak rumah. Ingin punya rumah sendiri walaupun kecil. Bagaimana caranya dan apa yang harus kami lakukan?” Pada malam yang lain ada pula yang bertanya: “Rumah yang mana yang harus kami tempati di antara beberapa rumah yang kami miliki? Tak mungkin kami pindah-pindah dari satu rumah ke rumah yang lain.” Temanya sama, sudut masalahnya berbeda.

Mengapa semuanya menjadi masalah? Andai saja manusia mau mensyukuri apa yang ada dan mengikuti aturan serta takdir Allah, maka masalah tak akan menjadi masalah. Walaupun terjadi masalah, ia tak akan bertahan lama. Nikmati jalan takdir. Syukuri apa yang ada. Jangan terlalu banyak protes dan menuntut. Nikmat yang di depan pintu bisa enggan masuk dan kemudian pergi menjauh lantaran tak pandai bersyukur.