Suhu Pagi Hari yang Lebih Dingin dari Biasanya di Dataran Dieng Bisa Picu Gagal Panen Kentang

0
112
Kentang di dataran tinggi dieng
Kentang di dataran tinggi Dieng.(beritadaerah.co.id)

Tidak hanya di Yogyakarta saja yang mengalami situasi suhu pagi hari yang lebih dingin dari biasanya. Suhu pagi hari yang lebih dingin juga terjadi di wilayah perkebunan kentang di dataran tinggi dieng, Jawa Tengah.

Selain di dataran tinggi dieng, suhu di pagi hari yang lebih dingin dari biasanya itu juga terjadi di Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Mulyono Rahadi Prabowo. Khusus di dataran tinggi Dieng, saat musim kemarau, pada pagi hari sering muncul embun es yang membeku.

Hal tersebut membuat kentang akan berubah layu karena air di dalam sel tanaman membeku. Lalu pada  siang hari, embun mencair. Masalahnya adalah, fenomena alam itu bisa membuat kentang jadi busuk sehingga berpotensi membuat kentang gagal dipanen.

Menurut Mulyono, perbedaan suhu seperti yang terjadi di Yogyakarta dan Dieng juga dialami daerah lain.

Dengan adanya angin dominan dari Australia, perbedaan suhu siang dan malam lebih besar juga terjadi di Jawa bagian timur, Nusa Tenggara Bara, dan Nusa Tenggara Timur.

Apalagi di Jawa Timur yang memiliki gunung Bromo dan gunung Tengger dimana di daerah tersebut, suhu pada pagi hari bisa mencapai 10 derajat celcius. Menurut Mulyono, ada pula suhu di daerah tinggi berada dibawah 18 derajat celcius. (jm/pjk)