Total Kerugian Sementara Anggota First Travel Capai Rp 848 Miliar

0
19
First Travel
Ilustrasi.(detikcom)

Jakarta, MENTARI.ONLINE – Polisi menyampaikan data terbaru terkait penipuan umrah yang dilakukan PT First Travel. Polisi menyebut ada 72.682 jemaah promo yang telah membayar dari periode Desember 2016 hingga Mei 2017.

“Ini semuanya (jemaah First Travel) sudah mendaftar dan membayar,” kata Dirtipidum Polri Brigjen Herry Rudolf Nahak Selasa (22/8/2017).

Dari jumlah tersebut, Herry menyebut ada sekitar 14 ribu jemaah yang telah diberangkatkan. Sehingga yang belum berangkat mencapai 58.682 orang.

Jika dihitung perkiraan kerugian yang diderita anggota First Travel maka tinggal dikalikan antara jumlah anggota First dengan angka pembayaran yang telah dilakukan anggota First Travel.

“Kalau kita hitung kerugiannya, untuk yang membayar saja, kalau Rp 14.300.000 dikalikan 58.682, angkanya mencapai Rp 839.152.600.000,” ucap Herry.

Selain itu, Herry menambahkan ada paket tambahan lain berupa paket carter pesawat dan paket Ramadan yang menyebabkan kerugian pada pihak jemaah sebesar Rp 9.547.500.000.

“Sehingga total kerugian sementara ini yang kita dapatkan adalah Rp 848.700.100.000,” kata Herry.

First Travel juga memiliki sejumlah utang, berupa tiket yang belum dibayar dan hutang beberapa provider. Selain itu, First Travel mempunyai utang pembayaran 3 hotel di Mekah dan 3 hotel di Madinah.

“Ia punya utang ke berbagai provider itu Rp 85 M, kemudian provider visa, artinya orang yang menyiapkan visa untuk memberangkatkan jemaah itu Rp 9,7 M. Ini informasi akan bertambah ada beberapa provider lagi,” kata Herry. (jm/pjk)